UNI EROPA

0
  • Minggu, 09 Oktober 2011

  • UNI EROPA
     Uni Eropa adalah sebuah organisasi antar-pemerintahan dan supra-nasional, yang terdiri dari negara-negara Eropa, yang sejak 1 Januari 2007 telah memiliki 27 negara anggota. Persatuan ini didirikan atas nama tersebut di bawah Perjanjian Uni Eropa (yang lebih dikenal dengan Perjanjian Maastricht) pada 1992. Namun, banyak aspek dari EU timbul sebelum tanggal tersebut melalui organisasi sebelumnya, kembali ke tahun 1950-an.
    Organisasi internasional ini bekerja melalui gabungan sistem supranasional dan antarpemerintahan. Di beberapa bidang, keputusan-keputusan ditetapkan melalui musyawarah dan mufakat di antara negara-negara anggota, dan di bidang-bidang lainnya lembaga-lembaga organ yang bersifat supranasional menjalankan tanggung jawabnya tanpa perlu persetujuan anggota-anggotanya. Lembaga organ penting di dalam UE adalah Komisi Eropa, Dewan Uni Eropa, Dewan Eropa, Mahkamah Eropa, dan Bank Sentral Eropa. Terdapat pula Parlemen Eropa yang anggota-anggotanya dipilih langsung oleh warga negara anggota.

    SEJARAH
    Percobaan untuk menyatukan negara Eropa telah dimulai sebelum terbentuknya negara-negara modern; mereka telah terjadi beberapa kali dalam sejarah Eropa. Tiga ribu tahun lalu, Eropa didominasi oleh bangsa Celt, dan kemudian ditaklukan dan diperintah Kekaisaran Roma yang berpusat di Mediterania. Awal penyatuan ini diciptakan dengan cara paksa. Kekaisaran Franks dari Charlemagne dan Kekaisaran Suci Roma menyatukan wilayah yang luas di bawah administrasi yang longgar selama beberapa ratus tahun. Belakangan pada 1800-an customs union di bawah Napoleon I Prancis dan penaklukan pada 1940-an oleh Nazi Jerman hanya terjadi sementara saja.
    Dikarenakan koleksi bahasa Eropa dan budayanya, percobaan penyatuan ini biasanya melibatkan pendudukan dari negara yang tidak bersedia, menciptakan ketidakstabilan. Salah satu percobaan penyatuan secara damai melalui kerjasama dan persamaan anggota dibuat oleh pasifis Victor Hugo pada 1851. Setelah Perang Dunia I dan Perang Dunia II, keinginan untuk mendirikan Uni Eropa semakin meningkat, didorong oleh keinginan untuk membangun kembali Eropa dan menghilangkan kemungkinan perang lainnya. Oleh karena itu dibentuklah European Coal and Steel Community oleh Jerman, Perancis, Italia, dan negara-negara Benelux. Hal ini terjadi oleh Perjanjian Paris (1951), ditandatangani pada April 1951 dan dimulai pada Juli 1952.
    Setelah itu terbentuk juga European Economic Community didirikan oleh Perjanjian Roma pada 1957 dan diimplementasikan pada 1 Januari 1958. Kemudian komunitas tersebut berubah menjadi Masyarakat Eropa yang merupakan 'pilar pertama' dari Uni Eropa. Uni Eropa telah ber-evolusi dari sebuah badan perdagangan menjadi sebuah kerja sama ekonomi dan politik.

    Sejak 2007 Uni Eropa memiliki 27 negara anggota, yaitu
        Swedia (sejak 1 Januari 1995)
        Finlandia (sejak 1 Januari 1995)
        Estonia (sejak 1 Mei 2004)
        Latvia (sejak 1 Mei 2004)
        Lituania (sejak 1 Mei 2004)
        Polandia (sejak 1 Mei 2004)
        Denmark (sejak 1973)
        Jerman (sejak permulaan)
        Belanda (sejak permulaan)
        Belgia (sejak permulaan)
        Luksemburg (sejak permulaan)
        Irlandia (sejak 1973)
        Britania Raya (sejak 1973)
        Perancis (sejak permulaan)
        Portugal (sejak 1986)
        Spanyol (sejak 1986)
        Italia (sejak permulaan)
        Malta (sejak 1 Mei 2004)
        Austria (sejak 1 Januari 1995)
        Slovenia (sejak 1 Mei 2004)
        Republik Ceko (sejak 1 Mei 2004)
        Slowakia (sejak 1 Mei 2004)
        Hongaria (sejak 1 Mei 2004)
        Yunani (sejak 1981)
        Siprus selatan (sejak 1 Mei 2004)
        Bulgaria (sejak 1 Januari 2007)
        Rumania (sejak 1 Januari 2007)

    UNI EROPA

    0

  • UNI EROPA
     Uni Eropa adalah sebuah organisasi antar-pemerintahan dan supra-nasional, yang terdiri dari negara-negara Eropa, yang sejak 1 Januari 2007 telah memiliki 27 negara anggota. Persatuan ini didirikan atas nama tersebut di bawah Perjanjian Uni Eropa (yang lebih dikenal dengan Perjanjian Maastricht) pada 1992. Namun, banyak aspek dari EU timbul sebelum tanggal tersebut melalui organisasi sebelumnya, kembali ke tahun 1950-an.
    Organisasi internasional ini bekerja melalui gabungan sistem supranasional dan antarpemerintahan. Di beberapa bidang, keputusan-keputusan ditetapkan melalui musyawarah dan mufakat di antara negara-negara anggota, dan di bidang-bidang lainnya lembaga-lembaga organ yang bersifat supranasional menjalankan tanggung jawabnya tanpa perlu persetujuan anggota-anggotanya. Lembaga organ penting di dalam UE adalah Komisi Eropa, Dewan Uni Eropa, Dewan Eropa, Mahkamah Eropa, dan Bank Sentral Eropa. Terdapat pula Parlemen Eropa yang anggota-anggotanya dipilih langsung oleh warga negara anggota.

    SEJARAH
    Percobaan untuk menyatukan negara Eropa telah dimulai sebelum terbentuknya negara-negara modern; mereka telah terjadi beberapa kali dalam sejarah Eropa. Tiga ribu tahun lalu, Eropa didominasi oleh bangsa Celt, dan kemudian ditaklukan dan diperintah Kekaisaran Roma yang berpusat di Mediterania. Awal penyatuan ini diciptakan dengan cara paksa. Kekaisaran Franks dari Charlemagne dan Kekaisaran Suci Roma menyatukan wilayah yang luas di bawah administrasi yang longgar selama beberapa ratus tahun. Belakangan pada 1800-an customs union di bawah Napoleon I Prancis dan penaklukan pada 1940-an oleh Nazi Jerman hanya terjadi sementara saja.
    Dikarenakan koleksi bahasa Eropa dan budayanya, percobaan penyatuan ini biasanya melibatkan pendudukan dari negara yang tidak bersedia, menciptakan ketidakstabilan. Salah satu percobaan penyatuan secara damai melalui kerjasama dan persamaan anggota dibuat oleh pasifis Victor Hugo pada 1851. Setelah Perang Dunia I dan Perang Dunia II, keinginan untuk mendirikan Uni Eropa semakin meningkat, didorong oleh keinginan untuk membangun kembali Eropa dan menghilangkan kemungkinan perang lainnya. Oleh karena itu dibentuklah European Coal and Steel Community oleh Jerman, Perancis, Italia, dan negara-negara Benelux. Hal ini terjadi oleh Perjanjian Paris (1951), ditandatangani pada April 1951 dan dimulai pada Juli 1952.
    Setelah itu terbentuk juga European Economic Community didirikan oleh Perjanjian Roma pada 1957 dan diimplementasikan pada 1 Januari 1958. Kemudian komunitas tersebut berubah menjadi Masyarakat Eropa yang merupakan 'pilar pertama' dari Uni Eropa. Uni Eropa telah ber-evolusi dari sebuah badan perdagangan menjadi sebuah kerja sama ekonomi dan politik.

    Sejak 2007 Uni Eropa memiliki 27 negara anggota, yaitu
        Swedia (sejak 1 Januari 1995)
        Finlandia (sejak 1 Januari 1995)
        Estonia (sejak 1 Mei 2004)
        Latvia (sejak 1 Mei 2004)
        Lituania (sejak 1 Mei 2004)
        Polandia (sejak 1 Mei 2004)
        Denmark (sejak 1973)
        Jerman (sejak permulaan)
        Belanda (sejak permulaan)
        Belgia (sejak permulaan)
        Luksemburg (sejak permulaan)
        Irlandia (sejak 1973)
        Britania Raya (sejak 1973)
        Perancis (sejak permulaan)
        Portugal (sejak 1986)
        Spanyol (sejak 1986)
        Italia (sejak permulaan)
        Malta (sejak 1 Mei 2004)
        Austria (sejak 1 Januari 1995)
        Slovenia (sejak 1 Mei 2004)
        Republik Ceko (sejak 1 Mei 2004)
        Slowakia (sejak 1 Mei 2004)
        Hongaria (sejak 1 Mei 2004)
        Yunani (sejak 1981)
        Siprus selatan (sejak 1 Mei 2004)
        Bulgaria (sejak 1 Januari 2007)
        Rumania (sejak 1 Januari 2007)

    AUTOBIOGRAPHY

    0
  • AUTOBIOGRAPHY
    Nama saya Mohamad Fariz Dwi Adidana lahir di Jakarta 13 Mei 1991. Menurut narasumber (orang tua), saya dilahirkan saat muadzin sedang mengumandangkan adzan subuh tepat nya pukul 04.25 WIB pagi hari di RS Bunda Jakarta.
    Yah itu cerita saya saat dilahirkan, selanjutnya saya dibesarkan dilingkungan yang beragam. Ayah saya adalah anak ke enam dari tujuh bersaudara dan Ibu saya adalah anak pertama dari duabelas bersaudara sedangkan saya adalah anak kedua dari dua bersaudara atau disebut anak bontot.
    Dimulai dari umur lima tahun saya memasuki dunia yang bisa dibilang dunia pendidikan yaitu Taman Kanak-Kanak. Di TK. Budi Darma saya bersekolah. Orangtua saya memasukan saya disana karena letak nya yang tidak begitu jauh dari rumah saya yang beralamat kan di Jl. Bougenvill IV no. 19 Bekasi.
    Beranjak besar yaitu umur enam tahun saya memasuki Sekolah Dasar yang masih sama dengan TK saya, SD Budi Darma. Saat itu hanya ada 15 siswa dalam satu kelas selanjutnya makin berkurang hingga 12 siswa dalam satu kelas saat saya duduk di kelas dua SD hingga kelas enam SD.
    Saat berumur sembilan tahun saya melaksanakan proses khitanan bersama kakak saya. Rasanya perih tetapi setelah mendapat kan perayaan khitanan rasanya sangat senang.
    Beranjak umur sebelas tahun saat liburan sekolah tiba saya dan keluarga mengadakan tamasya bersama ke Lampung. Kami berkunjung kerumah saudara. Letak nya tidak begitu jauh dari bibir pantai. Selagi disana kami bersama-sama bermain dipantai. Merasakan segarnya udara pantai dan menikmati pemandangan pantai sangat menggembirakan.


    Tahun 2002 saat yang sangat menegangkan. Saat itu saya duduk di kelas enam SD karena saat itu ada mata pelajaran bahasa sunda pada UAS. Saya sama sekali tidak bisa bahasa sunda jadi itu alasan saya hal itu menegangkan. Setelah menerima hasil UAS dan saya dinyatakan lulus dengan nilai memuaskan saya sangat senang sekali. Setelah kelengkapan kelulusan telah terpenuhi saya mendaftar seleksi penerimaan siswa baru di SMPN 4 Bekasi. Menegangkan saat melakukan seleksi karena bersaing dengan siswa-siswa lain nya dari berbagai Sekolah Dasar. Akhir nya hari pengumuman tiba dan saya dinyatakan lulus dengan peringkat 86 dari 480 siswa yang diterima. Sangat senang mendengar hal itu dan orang tua saya senang mendengar hasil yang saya terima.
    Tahun ajaran baru telah dimulai. Hari pertama masuk SMP diadakan Masa Orientasi Siswa atau MOS. Saya ada pada daftar gugus 8 yaitu nama untuk kelompok siswa masing-masing. Saya bertemu dengan banyak siswa dari SD lain hal itu membuat saya gugup karena saya terbiasa dengan lingkungan sekolah yang tidak terlalu ramai. Dengan kondisi seperti itu saya lebih banyak diam tetapi lama-kelamaan saya terbiasa dengan lingkungan tersebut dan bisa beradaptasi dengan siswa-siswa lain.
    Saat kelas 1 SMP saya dijadwalkan masuk pada siang hari. Hal itu membuat saya tidak nyaman karena saya tidak terbiasa dengan hal itu. Akibatnya saya sering sekali tidak masuk atau absen sekolah sampai saya ditegur oleh wali kelas. Setelah ujian kenaikan kelas dan saya dinyatakan naik kelas ternyata di kelas 2 masih terjadwal untuk masuk siang hal itu membuat kebiasaan saya membolos berlanjut. Akhirnya saya sadar akan hal itu. Semenjak itu saya berusaha untuk tidak lagi membolos terus karena saya banyak tertingal pelajaran. Setelah naik ke kelas tiga ada gairah baru karena dijadwalkan masuk pagi. Semenjak itu saya tidak pernah absen pada kegiatan belajar mengajar.

    Menjelang UAN saya sangat tegang karena standar kelulusan meningkat dan materi UAN pun semakin sulit disamping itu saya tidak mengikuti bimbingan belajar satupun hanya mengandalkan penyampaian materi disekolah. Setealh dilakukan beberapa try out di sekolah dan mendapatkan hasil yang memuaskan saya percaya diri untuk menghadapi UAN.
    UAN telah tiba saya sangat gugup dan teman-teman lainnya juga merasakan gugup yang sama. Hari pertama UAN, mata pelajaran Bahasa Indonesia tidak begitu sulit karena mata pelajaran ini terbilang mudah. Hari kedua UAN, mata pelajaran Bahasa Inggris sama halnya dengan Bahasa Indonesia mata pelajaran ini pun tidak sulit. Dan Hari terakhir mata pelajaran Matematika dan ini adalah hari yang tersulit karen kemampuan saya belum terlalu matang dan saya makin gugup menghadapinya.
    Setelah UAN berakhir sangat lega sekali karena beban sudah teratasi tetapi menunggu hasil lulus apa tidaknya sangat tegang. Akhirnya hari pengumuman tiba dan saya dinyatakan lulus dengan hasil yang kurang baik. Saya mendapatkan NEM 20,58 dengan rata-rata enam tetapi saya tidak begitu mempedulikan nya.
    Libur panjang tiba dan saya masih bingung untuk masuk SMA mana yang terbaik bagi saya. Saya mengaharapkan masuk SMA Negeri tetapi dengan hasil yang saya dapati terasa sangat sulit karena pada tahun itu masuk tidak nya  ditentukan oleh NEM. (cont.)