AUTOBIOGRAPHY

0
  • Minggu, 09 Oktober 2011
  • AUTOBIOGRAPHY
    Nama saya Mohamad Fariz Dwi Adidana lahir di Jakarta 13 Mei 1991. Menurut narasumber (orang tua), saya dilahirkan saat muadzin sedang mengumandangkan adzan subuh tepat nya pukul 04.25 WIB pagi hari di RS Bunda Jakarta.
    Yah itu cerita saya saat dilahirkan, selanjutnya saya dibesarkan dilingkungan yang beragam. Ayah saya adalah anak ke enam dari tujuh bersaudara dan Ibu saya adalah anak pertama dari duabelas bersaudara sedangkan saya adalah anak kedua dari dua bersaudara atau disebut anak bontot.
    Dimulai dari umur lima tahun saya memasuki dunia yang bisa dibilang dunia pendidikan yaitu Taman Kanak-Kanak. Di TK. Budi Darma saya bersekolah. Orangtua saya memasukan saya disana karena letak nya yang tidak begitu jauh dari rumah saya yang beralamat kan di Jl. Bougenvill IV no. 19 Bekasi.
    Beranjak besar yaitu umur enam tahun saya memasuki Sekolah Dasar yang masih sama dengan TK saya, SD Budi Darma. Saat itu hanya ada 15 siswa dalam satu kelas selanjutnya makin berkurang hingga 12 siswa dalam satu kelas saat saya duduk di kelas dua SD hingga kelas enam SD.
    Saat berumur sembilan tahun saya melaksanakan proses khitanan bersama kakak saya. Rasanya perih tetapi setelah mendapat kan perayaan khitanan rasanya sangat senang.
    Beranjak umur sebelas tahun saat liburan sekolah tiba saya dan keluarga mengadakan tamasya bersama ke Lampung. Kami berkunjung kerumah saudara. Letak nya tidak begitu jauh dari bibir pantai. Selagi disana kami bersama-sama bermain dipantai. Merasakan segarnya udara pantai dan menikmati pemandangan pantai sangat menggembirakan.


    Tahun 2002 saat yang sangat menegangkan. Saat itu saya duduk di kelas enam SD karena saat itu ada mata pelajaran bahasa sunda pada UAS. Saya sama sekali tidak bisa bahasa sunda jadi itu alasan saya hal itu menegangkan. Setelah menerima hasil UAS dan saya dinyatakan lulus dengan nilai memuaskan saya sangat senang sekali. Setelah kelengkapan kelulusan telah terpenuhi saya mendaftar seleksi penerimaan siswa baru di SMPN 4 Bekasi. Menegangkan saat melakukan seleksi karena bersaing dengan siswa-siswa lain nya dari berbagai Sekolah Dasar. Akhir nya hari pengumuman tiba dan saya dinyatakan lulus dengan peringkat 86 dari 480 siswa yang diterima. Sangat senang mendengar hal itu dan orang tua saya senang mendengar hasil yang saya terima.
    Tahun ajaran baru telah dimulai. Hari pertama masuk SMP diadakan Masa Orientasi Siswa atau MOS. Saya ada pada daftar gugus 8 yaitu nama untuk kelompok siswa masing-masing. Saya bertemu dengan banyak siswa dari SD lain hal itu membuat saya gugup karena saya terbiasa dengan lingkungan sekolah yang tidak terlalu ramai. Dengan kondisi seperti itu saya lebih banyak diam tetapi lama-kelamaan saya terbiasa dengan lingkungan tersebut dan bisa beradaptasi dengan siswa-siswa lain.
    Saat kelas 1 SMP saya dijadwalkan masuk pada siang hari. Hal itu membuat saya tidak nyaman karena saya tidak terbiasa dengan hal itu. Akibatnya saya sering sekali tidak masuk atau absen sekolah sampai saya ditegur oleh wali kelas. Setelah ujian kenaikan kelas dan saya dinyatakan naik kelas ternyata di kelas 2 masih terjadwal untuk masuk siang hal itu membuat kebiasaan saya membolos berlanjut. Akhirnya saya sadar akan hal itu. Semenjak itu saya berusaha untuk tidak lagi membolos terus karena saya banyak tertingal pelajaran. Setelah naik ke kelas tiga ada gairah baru karena dijadwalkan masuk pagi. Semenjak itu saya tidak pernah absen pada kegiatan belajar mengajar.

    Menjelang UAN saya sangat tegang karena standar kelulusan meningkat dan materi UAN pun semakin sulit disamping itu saya tidak mengikuti bimbingan belajar satupun hanya mengandalkan penyampaian materi disekolah. Setealh dilakukan beberapa try out di sekolah dan mendapatkan hasil yang memuaskan saya percaya diri untuk menghadapi UAN.
    UAN telah tiba saya sangat gugup dan teman-teman lainnya juga merasakan gugup yang sama. Hari pertama UAN, mata pelajaran Bahasa Indonesia tidak begitu sulit karena mata pelajaran ini terbilang mudah. Hari kedua UAN, mata pelajaran Bahasa Inggris sama halnya dengan Bahasa Indonesia mata pelajaran ini pun tidak sulit. Dan Hari terakhir mata pelajaran Matematika dan ini adalah hari yang tersulit karen kemampuan saya belum terlalu matang dan saya makin gugup menghadapinya.
    Setelah UAN berakhir sangat lega sekali karena beban sudah teratasi tetapi menunggu hasil lulus apa tidaknya sangat tegang. Akhirnya hari pengumuman tiba dan saya dinyatakan lulus dengan hasil yang kurang baik. Saya mendapatkan NEM 20,58 dengan rata-rata enam tetapi saya tidak begitu mempedulikan nya.
    Libur panjang tiba dan saya masih bingung untuk masuk SMA mana yang terbaik bagi saya. Saya mengaharapkan masuk SMA Negeri tetapi dengan hasil yang saya dapati terasa sangat sulit karena pada tahun itu masuk tidak nya  ditentukan oleh NEM. (cont.)

    Tugas 1 Teori Organisasi Umum 1

    0
  • Jumat, 30 September 2011

  • 1. Organisasi dapat diartikan sebagai wadah dan proses jelaskan !
    Wadah             : sekelompok manusia untuk saling bekerja sama
    Proses              : pengelompokan manusia dalam suatu kerja sama yang efisien
     Jadi organisasi adalah rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk mningkatkan kegunaan segala sumber dan faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sah ditetapkan.

    2. Jelaskan timbulnya sejarah organisasi dan berikan contoh organisasi dan sejarahnya !
    Sejarah timbulnya organisasi ialah suatu kelompok masyarakat yang ingin mencapai satu tujuan visi dan juga misi tertentu.
    contoh :
    UNI EROPA
     Uni Eropa adalah sebuah organisasi antar-pemerintahan dan supra-nasional, yang terdiri dari negara-negara Eropa, yang sejak 1 Januari 2007 telah memiliki 27 negara anggota. Persatuan ini didirikan atas nama tersebut di bawah Perjanjian Uni Eropa (yang lebih dikenal dengan Perjanjian Maastricht) pada 1992. Namun, banyak aspek dari EU timbul sebelum tanggal tersebut melalui organisasi sebelumnya, kembali ke tahun 1950-an.
    Organisasi internasional ini bekerja melalui gabungan sistem supranasional dan antarpemerintahan. Di beberapa bidang, keputusan-keputusan ditetapkan melalui musyawarah dan mufakat di antara negara-negara anggota, dan di bidang-bidang lainnya lembaga-lembaga organ yang bersifat supranasional menjalankan tanggung jawabnya tanpa perlu persetujuan anggota-anggotanya. Lembaga organ penting di dalam UE adalah Komisi Eropa, Dewan Uni Eropa, Dewan Eropa, Mahkamah Eropa, dan Bank Sentral Eropa. Terdapat pula Parlemen Eropa yang anggota-anggotanya dipilih langsung oleh warga negara anggota.

    SEJARAH
    Percobaan untuk menyatukan negara Eropa telah dimulai sebelum terbentuknya negara-negara modern; mereka telah terjadi beberapa kali dalam sejarah Eropa. Tiga ribu tahun lalu, Eropa didominasi oleh bangsa Celt, dan kemudian ditaklukan dan diperintah Kekaisaran Roma yang berpusat di Mediterania. Awal penyatuan ini diciptakan dengan cara paksa. Kekaisaran Franks dari Charlemagne dan Kekaisaran Suci Roma menyatukan wilayah yang luas di bawah administrasi yang longgar selama beberapa ratus tahun. Belakangan pada 1800-an customs union di bawah Napoleon I Prancis dan penaklukan pada 1940-an oleh Nazi Jerman hanya terjadi sementara saja.
    Dikarenakan koleksi bahasa Eropa dan budayanya, percobaan penyatuan ini biasanya melibatkan pendudukan dari negara yang tidak bersedia, menciptakan ketidakstabilan. Salah satu percobaan penyatuan secara damai melalui kerjasama dan persamaan anggota dibuat oleh pasifis Victor Hugo pada 1851. Setelah Perang Dunia I dan Perang Dunia II, keinginan untuk mendirikan Uni Eropa semakin meningkat, didorong oleh keinginan untuk membangun kembali Eropa dan menghilangkan kemungkinan perang lainnya. Oleh karena itu dibentuklah European Coal and Steel Community oleh Jerman, Perancis, Italia, dan negara-negara Benelux. Hal ini terjadi oleh Perjanjian Paris (1951), ditandatangani pada April 1951 dan dimulai pada Juli 1952.
    Setelah itu terbentuk juga European Economic Community didirikan oleh Perjanjian Roma pada 1957 dan diimplementasikan pada 1 Januari 1958. Kemudian komunitas tersebut berubah menjadi Masyarakat Eropa yang merupakan 'pilar pertama' dari Uni Eropa. Uni Eropa telah ber-evolusi dari sebuah badan perdagangan menjadi sebuah kerja sama ekonomi dan politik.

    Sejak 2007 Uni Eropa memiliki 27 negara anggota, yaitu
        Swedia (sejak 1 Januari 1995)
        Finlandia (sejak 1 Januari 1995)
        Estonia (sejak 1 Mei 2004)
        Latvia (sejak 1 Mei 2004)
        Lituania (sejak 1 Mei 2004)
        Polandia (sejak 1 Mei 2004)
        Denmark (sejak 1973)
        Jerman (sejak permulaan)
        Belanda (sejak permulaan)
        Belgia (sejak permulaan)
        Luksemburg (sejak permulaan)
        Irlandia (sejak 1973)
        Britania Raya (sejak 1973)
        Perancis (sejak permulaan)
        Portugal (sejak 1986)
        Spanyol (sejak 1986)
        Italia (sejak permulaan)
        Malta (sejak 1 Mei 2004)
        Austria (sejak 1 Januari 1995)
        Slovenia (sejak 1 Mei 2004)
        Republik Ceko (sejak 1 Mei 2004)
        Slowakia (sejak 1 Mei 2004)
        Hongaria (sejak 1 Mei 2004)
        Yunani (sejak 1981)
        Siprus selatan (sejak 1 Mei 2004)
        Bulgaria (sejak 1 Januari 2007)
        Rumania (sejak 1 Januari 2007)

    Sejarah Internet

    0
  • Sabtu, 24 September 2011

  • Internet awalnya merupakan suatu rencana dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) pada sekitar tahun 60’an. Dimulai dari suatu proyek yang dinamakan ARPANET atau Advanced Research Projects Agency Network.
    Beberapa universitasdi Amerika Serikat diantara nya UCLA, Stanford, UC Santa Barbara dan University of Utah, diminta bantuan dalam mengerjakan proyek ini dan awalnya telah berhasil menghubung kan 4 komputer di lokasi Universitas yang berbeda tersebut.
    Perkembangan ARPANET ini cukup pesat jika dilihat perkembangan computer pada saat iyu. Sebagai gambarannya pada tahun 1977, ARPANET telah menghubungkan lebih dari 100 mainframe komputer dan saat ini terdapat sekitar 4 juta host jaringan yang terhubung pada jaringan ini
    Jumlah sebenarnya dari komputer yang terhubung tidak dapat diketahui dengan pasti, karena perkembangan jumlah komputer yang terhubung dengan suatu jaringan semakin lama semakin besar.
    Karena perkembangan nya sangat pesat, jaringan komputer ini tidak dapatlagi disebut sebagai ARPANET karena semakin banyak komputer dan jaringan-jaringan regional yang terhubung. Konsep ini yang kemudian berkembang dan dikenal sebagai konsep Internetworking. Oleh karena istilah Internet semakin popular, dan orang menyebut jaringan besar komputer tersebut dengan istilah Internet.

    Ilmu Budaya Dasar Bab 9 - Manusia dan Harapan

    0
  • Selasa, 03 Mei 2011
  • Nama : Mohamad Fariz Dwi Adidana
    Kelas : 1KA33
    NPM : 14110475
    Materi : Ilmu Budaya Dasar
    Kelompok : 3
    Dosen : Ninuk Sekarsari

    APA SEBAB MANUSIA MEMPUNYAI HARAPAN





         Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk sosial. Setiap Lahir ke dunia langsung disambut dalam suatu pergaulan hidup, yakni di tengah suatu keluarga atau anggota masyarakat lainnya. Tidak ada satupun manusia yang luput dari pergaulan hidup.Di tengah-tengah manusia lain itulah , seseorang dapat hidup dan berkembang baik fisik/jasmani maupun mental/spiritualnya.

    Ada dua hal yang mendorong orang hidup bergaul dengan orang lain yaitu dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.


    Dorongan Kodrat

    Doronngan Kodrat Kodrat ialah sifat, keadaan, atau pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan. Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan atau harapan, misalnya menangis, tertawa, bergembira, dan sebagainya. Kodrat juga terdapat pada binatang, walau bagaimanapun juga besar sekali perbedaannya. Dalam diri manusia masing-masing sudah terjelma sifat, kodrat pembawa dan kemampuan untuk hidup bergaul, hidup bermasyarakat atau hidup bersama dengan manusia lain. Dengan Kodrat ini, maka manusia mempunyai harapan.

    Dorongan Kebutuhan

    Sudah kodrat pula bahwa manusia mempunyai bermacam-macam keebutuhan hidup.
    Kebutuhan hidup pada dasarnya dapat dibedakan atas Kebutuhan Jasmani dan Kebutuhan Rohani.
    Untuk memenuhi semua kebutuhan itu manusia bekerja sama dengan manusia lain. Hal ini disebabkan , kemampuan manusia sangat terbatas , baik kemampuan fisik maupun kemampuan berpikir.

    Menurut Abraham Maslow sesuai dengan kodratnya Harapan dan Kebutuhan Manusia yaitu :

    a) kelangsungan hidup (survival)

    Untuk melangsungkan hidupnya manusia membutuhkan sandang, ppangan dan papan (tempat tinggal). Kebutuhan kelangsungan hidup ini terlihat sejak bayi lahir.

    Setiap bayi begitu lahir di bumi menangis; ia telah mengharapkan diberi makan/ minum. Kebutuhan akan makan/minum ini terns berkembang sesuai dengan perkembangan hidup manusia

    b) keamanan ( safety )

    Setiap orang membutuhkan keamanan. Sejak seorang anak lahir ia telah membutuhkan keamanan. Begitu lahir, dengan suara tangis, itu pertanda minta perlindungan. Setelah agak besar, setiap anak menangis dia akan diam setelah dipeluk oleh ibunya. Setelah bertambah besar ia ingin dilindungi. Rasa aman tidak harus diwujudkan dengan perlindungan yang nampak, secara moral pun orang lain dapat memberi rasa aman. Dalam hal ini agama sering merupakan cara memperoleh kemanan moril bagi pemiliknya. Walaupun secara fisik keadaannya dalam bahaya, keyakinan bahwa Tuhan memberikan perlindungan berarti sudah memberikan keamanan yang diharapkan.

    c) hak dan kewajiban mencintai dan dicintai (be loving and love)

    Tiap orang mempunyai hak dan kewajiban. Dengan pertumbuhan manusia maka tumbuh pula kesadaran akan hak dan kewajiban. Karena itu tidak jarang anak-anak remaja mengatakan kepada ayah atau ibu. “Ibu ini kok menganggap Reny masih kecil raja, semua diatur!” Itu suatu pertanda bahwa anak itu telah tambah kesadaran akan hak dan kewajibannya.Bila seorang telah menginjak dewasa, maka ia merasa sudah dewasa, sehingga sudah saatnya mempunyai harapan untuk dicintai dan mencintai.
    Sebab umumnya remaja mulai menentang sifat-sifat orang tua yang dianggap tidak sesuai dengan alamnya.

    d) diakui lingkungan (status)

    Setiap manusia membutuhkan status. Siapa, untuk apa, mengapa manusia hidup, Status itu penting, karena dengan status orang tahu siapa dia Harga diri orang antara lain melekat pada status orang itu. Misalnya ada anak haram, biarpun anak haram itu tingkah lakunya baik dan tidak berdosa sebab yang berdosa orang tuanya, namun masyarakat tetap memberikan cap yang negatif.

    e) perwujudan cita-cita (self actualization)

    Selanjutnya manusia berharap diakui keberadaannya sesuai dengan keahliannya atau kepangakatannya atau profesinya. Pada saar itu manusia mengembangkan bakat atau kepandaiannya agar ia diterima atau diakui kehebatannya.

    Sumber : 1 2 3

    CASE STUDY :

    studi kasus saya ambil dari artikel harapan Bung Karno Untuk Indonesia
    Beri Aku 10 Pemuda maka Akan Kuguncang Dunia


    Siapa tak kenal kalimat diatas? ya kalimat itu merupakan sepenggal dari pidato Bung Karno semasa ia menjabat sebagai presiden Republik Indonesia. “100 orang hanya bermimpi, tetapi berikanlah aku 10 pemuda maka akan kuguncang dunia!” itulah sepenggal kalimat lengkapnya.

    Apa artinya? Bung Karno mewakili rakyat Indonesia yang berharap bahwa pemuda akan dapat terus berkarya, karena pemuda adalah generasi penerus bangsa! Lakukan apa yang engkau bisa untuk mengguncang dunia!

    Pemuda adalah benih-benih bangsa, ya memang itu kenyataannya. Sama seperti Bung Karno yang dapat memerdekakan Indonesia di kala ia masih muda. Bahkan ia dapat dikatakan terlalu muda untuk dapat menjadi seorang Presiden.

    Oleh sebab itu, janganlah bermalas-malasan hai pemuda, berbuatlah! Lakukan sesuatu yang baik bagi negaramu! Jangan kau turuti imperialisme dan kapitalisme barat! Ingatlah Pancasila, ideologi yang merasuk ke dalam hati kita bangsa Indonesia! Dia lah cita-cita bangsa! Isilah kemerdekaan yang masih kosong ini!

    “To Build The World a New

    “Lakukan apa yang kita bisa mulai dari sekarang, untuk masa depan!

    Sumber

    OPINION : 
    Menurut saya harapan adalah suatu motivasi diri agar kita dapat terus berusaha untuk mencapai cita-cita kita. Seperti kata Bung Karno diatas bahwa bahwa beliau memberi harapan kepada pemuda agar terus tetap berkarya dan tekun dalam usaha nya. Kita sebagai pemuda harus tetap berusaha agar harapan kita dan harapan bangsa Indonesia terwujud.

    Ilmu Budaya Dasar Bab 8 - Manusia dan Kegelisahan

    0
  • Nama : Mohamad Fariz Dwi Adidana
    Kelas : 1KA33
    NPM : 14110475
    Materi : Ilmu Budaya Dasar
    Kelompok : 3
    Dosen : Ninuk Sekarsari

    Keterasingan


         Keterasingan berasal dari kata terasing, dan kata itu dalah dari kata dasar terasing. kata asing berarti sendiri, tidak dikenal orang, sehingga kata terasing berarti, tersisihkan dari pergaulan, terpisahkan dari yang lain atau terpencil. jadi kata keterasingan berarti hal-hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pergaulan, terpencil atau terpisah dari yang lain. penyebab orang berada dalam posisi terasingkan adalah perilakunya yang tidak dapat diterima atau tidak dapat dibenarkan oleh masyarakat atau kekurangan yang ada pada diri seseorang , sehingga ia dapat atau sulit menyesuaikan diridalam masyarakat.

    Bentuk Keterasingan Manusia Menurut Marx : 

    Keterasingan manusia untuk menghasilkan tindakan. Marx melihat masalah dengan tindakan nyata produksi, artinya, dia pikir hubungan antara manusia dan aktivitas kerja yang sebenarnya, jika dipaksa, adalah tidak wajar. Dengan bekerja sebagai alat untuk mencari kepuasan bukan pekerjaan yang memuaskan dalam dan dari dirinya sendiri, laki-laki memisahkan diri dari proses dan menderita sebagai hasilnya. Dengan melakukan hal ini, ia kemudian tunduk pada Marx, Äôs bentuk ketiga dari pemisahan.

    Keterasingan manusia dari diri. Karena manusia telah memisahkan diri dari kedua objek dan tindakan memproduksi benda itu, ia juga memisahkan dirinya dari dirinya sendiri. Dia telah, dengan menjalani kehidupan peraturan sub pengorbanan diri, mengurangi dirinya untuk properti. Dia tidak lagi milik dirinya sendiri, sebaliknya, dengan menjadi objek, dengan memisahkan diri dari pekerjaannya, dengan memberikan diri untuk bekerja, dia milik yang lain, atau benar-benar akan terlihat, untuk kapitalisme. Marx mengacu pada ini sebagai terasing dari yang, Äúspecies-hidup, AU dan kesadarannya. Ini mengarah langsung ke Marx, bentuk keempat Äôs keterasingan

    Keterasingan manusia dari manusia lainnya. Dengan memisahkan diri dari hidup spesies, mereka juga memisahkan diri dari orang lain. Man, Äôs hubungan untuk dirinya sendiri adalah menyadari dan mengungkapkan paling menonjol melalui interaksi dengan orang lain. Jika ia telah memisahkan diri dari dirinya sendiri, ia tidak mampu hidup dalam kehidupan jenis dan berinteraksi dengan orang lain sama sekali. Manusia mulai memperlakukan dan melihat orang lain sebagaimana ia telah datang untuk mengobati dan melihat dirinya sebagai hasil dari keterasingan.


    Kesepian

          Kesepian adalah rasa yang dirasakan individu manusia karena menganggap dirinya tidak ada yang memperhatikan. Kesepian sikap yang tidak memandang bahwa ada hal lain yang harus di pilih dalam kehidupan.

    Kesepian merupakan kondisi yang tidak menyenangkan, dan berdasarkan pengalaman berhubungan dengan tidak mencukupinya kebutuhan akan bentuk hubungan yang akrab atau intimasi (Sullivan dalam perlman & Peplau, 1982). Sermat (dalam Peplau & Perlman, 1982) berpendapat bahwa kesepian merupakan hasil dari interpretasi dan evaluasi individu terhadap hubungan sosial yang dianggap tidak memuaskan. Orang akan merasa kesepian bila intensitas hubungan social yang diharapkannya tidak sesuai atau kurang dari apa yang merupakan kenyataannya. Sedangkan Peplau dan Perlman (1982) mendifinisikan kesepian sebagai pengalaman yang tidak menyenangkan, yang terjadi ketika hubungan social individu tidak berjalan sesuai yang diharapkannya. Young (dalam Perlman & Peplau, 1982) menyatakan bahwa kesepian merupakan respon individu atas ketidakhadiran yang dirasa sangat penting dari social reinforcement.

    Berdasarkan uraian tersebut di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kesepian adalah keadaan yang diakibatkan oleh perasaan tidak pernuhi kebutuhan keakraban, adanya hasil persepsi dan evaluasi hubungan social yang kurang memuaskan, dan kurang adanya reinforcement sosial. Karakteristik Kesepian Fromm-Reichman, Lopata, dan Young (dalam Yuniarti, 2002) menyebutkan karakteritik kesepian adalah sebagai berikut:
    a.tidak terpenuhinya kebutuhan akan keakraban
    b.hasil persepsi dan evaluasi hubungan sosial yang kurang memuaskan
    c.kurang adanya reinforcement sosial.

    Sumber : 1 2 3 4
    CASE STUDY :

    Studi kasus kali ini saya ambil dari artikel mengenai kesepian...

    Kesepian Menular seperti Virus

    Kesepian ternyata mirip wabah flu, bisa menyebar dalam sekelompok orang di dekatnya. Begitulah menurut suatu penelitian terbaru. Kalau flu bisa tersebar lewat berjabat tangan, orang bisa "terjangkit" kesepian melalui interaksi yang negatif. 

    Menurut penelitian John Cacioppo, psikolog dari Universitas Chicago, seseorang yang kesepian biasanya tak mudah memercayai orang lain sehingga masalah kecil bisa menjadi besar. Lirikan atau kata-kata yang sedikit janggal, yang biasanya tak akan dipermasalahkan oleh seorang yang ceria, bagi orang yang kesepian bisa sangat menyinggung sehingga memicu suatu siklus interaksi negatif yang mengakibatkan hilangnya teman-teman.

    Intinya, seseorang yang kesepian akan kehilangan hubungan dengan orang lain dan orang lain itu juga bisa terputus hubungannya dengan orang-orang lain lagi. Akhirnya, orang-orang yang hubungannya terputus itu berisiko menjadi golongan yang terasing dari kelompok sosial.

    "Seseorang yang kesepian mengantisipasi reaksi negatif dari orang lain, dan akhirnya mereka memang mendapatkan reaksi negatif itu dalam lingkungan. Sebagian karena mereka mengantisipasinya dan sebagian karena mereka sendiri yang mengundang reaksi itu," kata Cacioppo.

    Temuan ini, yang diterbitkan dalam jurnal Personality and Social Psychology edisi Desember mengindikasikan bahwa kesepian bukanlah bagian dari sifat, seperti dalam ungkapan "orang itu sifatnya penyendiri". Namun, kesepian merupakan suatu keadaan seperti kelaparan.

    "Pada dasarnya, kita adalah makhluk sosial. Maka dari itu, kita perlu orang lain untuk bekerja sama," ujar Cacioppo. Karena itu, kesepian mungkin bisa saja merupakan evolusi dari perasaan bahwa ada orang yang mengucilkan Anda

    Sumber

    OPINION : 

    Kesepian adalah rasa yang dirasakan individu manusia karena menganggap dirinya tidak ada yang memperhatikan. Kesepian sikap yang tidak memandang bahwa ada hal lain yang harus di pilih dalam kehidupan. Manusia merupakan makhluk sosial jadi manusia tidak dapat bertahan hidup tanpa melakukan aktifitas sosial sama sekali. Seseorang yang sulit dalam bersosialisasi atau berkomunikasi mungkin orang itu menghadapi masalah yang besar dalam kehidupan. Menurut saya jika ada salah satu teman kita mengalami hal seperti ini maka sebaik nya kita bantu menyelesaikan masalah nya.

    Ilmu Budaya Dasar Bab 7 - Manusia dan Tanggung Jawab serta Pengabdian

    0
  • Sabtu, 19 Maret 2011
  • Nama : Mohamad Fariz Adidana 
    Kelas : 1KA33
    NPM : 14110475
    Materi : Ilmu Budaya Dasar 
    Kelompok : 3
    Dosen : Ninuk Sekarsari


    Pengabdian

         Manusia di dalam hidupnya selaku makhluk Tuhan selain dibebani tanggung jawab, mendapatkan hak dan mempunyai kewajiban, untuk melaksanakan hal- hal tersebut perlu pengabdian bahkan pengorbanan.

    Pengabdian itu adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas.

    Pengabdian itu hakekatnya adalah rasa tanggung jawab, apabila orang bekerja keras sehari penuh untuk mencukupi kebutuhan, hal itu berarti mengabdi kepada keluarga. Lain halnya jika kita membantu teman dalam kesulitan, mungkin sampai berhari-hari itu bukan pengabdian, tetapi hanya bantuan saja.
    Pengertian pengabdian menurut WJS. Poerwodarminto adalah perihal/ hal- hal yangberhubungan dengan mengabdi. Sedangkan mengabdi adalah suatu penyerahan diri kepada ”suatu” yang dianggap lebih, biasanya dilakukan dengan ikhlas, bahkan diikuti dengan pengorbanan. Di mana pengorbanan berarti suatu pemberian untuk menyatakan kebaktian, yang dapat berupa materi, perasaan, jiwa raga.

    Macam - Macam Pengabdian

         Sebetulnya muculnya pengabdian karena adanya rasa tanggung jawab, baik terhadap Tuhan sebagai Penciptanya terhadap diri sendiri, terhadap keluarga dan terhadap masyarakat. Oleh karena itu pengabdian pengabdian dibedakan antara lain :
    1. Pengabdian terhadap Tuhan yang Maha Esa, 
    yaitu penyerahan diri secara penuh terhadap Tuhan dan merupakan perwujudan tanggung jawabnya yang juga diikuti oleh pengorbanan. Contoh: Umat Islam melaksanakan shalat lima waktu dalam sehari, melakukan zakat, melaksanakan kurban dan sebagainya, itu semua tidak lain adalah untuk pengabdian kepada Tuhan yang Maha Esa.
       
    2. Pengabdian kepada masyarakat, 
    ini timbul karena manusia dibesarkan dan hidup dalam masyarakat, sehingga sebagai perwujudan tanggung jawabnya kemudian melakukan pengabdian juga pengorbanan. Contoh: Seorang mahasiswa yang telah lulus, kemudian berusaha memajukan pendidikan di desanya dengan mendirikan sekolah, walaupun tanpa imbalan apapun, ia lakukan demi kemajuan desanya.
       
    3. Pengabdian kepada raja,
    yaitu suatu penyerahan diri secara ikhlas kepada rajanya, karena dianggap yang melindunginya, walaupun sekarang jarang terjadi. Contoh: Seorang gadis dengan suka rela dijadikan selir oleh rajanya.
      
    4. Pengabdian kepada negara,
    timbul karena seseorang merasa ikut bertanggung jawab terhadap kelestarian (kelangsungan) negara dan demi persatuan kesatuan bangsa. Contoh: Dalam usaha merebut kembali Irian Barat dari penjajah Belanda, banyak pemuda yang mendaftarkan diri menjadi sukarelawan.
       
    5. Pengabdian kepada harta, 
    ini terjadi karena seseorang memandang bahwa harta yang menghidupinya, sehingga tindakan- tindakannya semata- mata demi harta. Kadang- kadang ia tanpa menyadari justru mengorbankan dirinya untuk mempertahankan hartanya, yang akhirnya tidak dapat menikmati hartanya.
       
    6. Pengabdian kepada keluarga, 
    ini timbul karena keinginan untuk membahagiakan keluarga dengan terpenuhinya kebutuhan secara lahir dan batin secara layak.

    Jadi dengan melihat pengertian maupun macam- macam pengabdian/ pengorbanan, memahami arti dan makna pengabdian dan pengorbanan, diharapkan kita meneladaninya, karena sebenarnya hakekat pengabdian/ pengorbanan adalah merupakan usaha memikul tanggung jawab dan melaksanakan kewajiban sebagai manusia.

    Sumber : 1 2

    CASE STUDY :

    Studi kasus saya ambil dari berita yang berhubungan dengan pengabdian seorang guru.

    KOMPAS.com — Erupsi Merapi menjadi momentum ujian panggilan jiwa sejumlah guru. Di tengah kecemasan terhadap keluarga dan kesulitan pribadinya, sejumlah guru yang sempat dan masih mengungsi tetap aktif mengajar. Demi sebuah pengabdian.

    Sunanto (55) sedikit bernapas lega. Mulai Jumat ini, guru Pendidikan Kewarganegaraan SMP Negeri 2 Pakem, Sleman, DIY, itu sudah bisa berangkat kembali mengajar dari rumahnya. Kamis kemarin, ia yang tinggal di Dusun Duwetsari, Desa Pakembinangun, Pakem, Sleman, itu sudah dapat kembali ke rumahnya karena dinyatakan aman.

    Sepekan terakhir, Sunanto berangkat mengajar ke posko pendidikan di Gedung Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika (P4TK) di Jalan Kaliurang Km 6,5, Sleman, dari pengungsiannya di daerah Godean, Sleman. Di pengungsian itu ia dan keluarganya tinggal bersama 25 pengungsi lain yang masih terbilang kerabatnya.

    Sejak erupsi 5 November, 23 guru dari total 26 guru SMP Negeri 2 Pakem terpencar di berbagai lokasi pengungsian. Sejak 19 November, mereka melanjutkan proses belajar-mengajar di Gedung P4TK Matematika. Mereka berdatangan dari berbagai lokasi pengungsian untuk mengajar 236 muridnya sendiri dan sekitar 20 murid lain yang belum bisa pulang ke rumahnya.

    Meski berangkat dari pengungsian, mereka tampil sebaik mungkin. Semua guru SMPN 2 Pakem rapi dengan seragam coklat tua. ”Kami tetap ingin tampil baik di hadapan murid-murid,” kata Sunanto, Kamis (25/11/2010).

    Demi tampil baik itu, bukan hal mudah lagi. Dari pengungsiannya, Sunanto dan beberapa guru lain pulang ke rumah mengambil seragam. Beberapa guru bahkan terpaksa meminjam seragam karena rumahnya di kawasan sangat berbahaya. 

    ”Saya punya dua seragam, jadi yang satu saya pinjamkan ke teman saya. Rekan-rekan guru yang punya lebih dari satu seragam lainnya juga saling meminjamkan seragam,” kata Sunanto. Mereka tak terpikir membawa seragam saat mengungsi.

    Dilematis

    Mengajar dalam kondisi darurat sering kali dilematis bagi guru. Selama mengajar, kecemasan akan keluarga di rumah atau di pengungsian sering kali terlintas. Namun, perasaan itu harus ditepiskan sementara demi tugas sebagai guru.

    Di tengah kalut, guru Matematika SMPN 2 Pakem, Tri Wahyuni (43), tetap memikirkan murid-muridnya. Ketika erupsi Merapi pada sebuah pagi, Tri kembali ke sekolah guna mengurus murid-muridnya seusai mengantar anaknya yang masih TK di tempat aman. 

    ”Senin pagi itu, Merapi erupsi cukup besar. Saya jemput anak saya yang masih sekolah di TK-nya lalu mengantar ke rumah agar aman. Saya sempat bimbang, mau kembali ke sekolah atau tetap bersama anak saya. Saya kembali ke sekolah karena anak saya sudah ada yang menunggu,” tuturnya.

    Selama keadaan darurat, tugas mengajar menjadi jauh lebih berat. Di tengah keterbatasan, guru harus lebih sabar dan perhatian kepada murid-muridnya. Sebagian besar murid SMPN 2 Pakem harus mengungsi selama erupsi Merapi. Bahkan, empat di antaranya kehilangan rumah dan seluruh harta benda.

    Namun, bencana itu justru meneguhkan panggilan jiwa sebagai guru. Di tengah masa darurat, Tri yang sudah 20 tahun mengajar justru menemukan arti pengabdian sesungguhnya. ”Di sinilah panggilan jiwa sebagai guru diuji,” katanya.

    Mulai Jumat ini, sekolah darurat SMP Negeri 2 Pakem yang sepekan terakhir menempati Gedung P4TK Matematika dipindah di SD Percobaan Pakem. Jam belajar bergeser pukul 13.00-16.15 karena bergantian dengan siswa SD yang mereka tumpangi.

    Para guru itu harus mengajar lagi di sekolah darurat: dengan keterbatasan dan seragam pinjaman. Di sana ada pengabdian.


    OPINION :
    Guru merupakan PAHLAWAN TANPA TANDA JASA. Keberadaan nya sanggat mulia. Pada studi kasus diatas pengabdian seorang guru patut di suritauladan kan walaupun dalam keadaan darurat tetapi tetap melakukan tugas nya dengan baik. Bukan hanya guru saja yang merupakan abdi bangsa yang setia tetapi banyak profesi yang membutuhkan  pengabdian yang sangat besar yaitu Tentara Nasional Indonesia. Mereka adalah orang yang berada pada garis depan dalam melindungi negeri ini. Menurut saya pengabdian muncul secara sendiri jika rasa cinta dan nasionalisme bangsa mulai tumbuh jadi menurut saya pendidikan wajib militer  setelah pendidikan sekolah menengah atas wajib dilakukan agar masyarakat tahu bahwa pengabdian itu perlu pengorbanan.